Masjid Berkubah Emas, Depok

Masjid Dian Al-Mahri terletak di Jl. Meruyung, Kelurahan Limo, Kecamatan Cinere, Depok.Sering disebut sebagai Masjid Kubah Emas karena memang kubah-kubah dari masjid ini dilapisi emas 24 karat setebal 2-3 milimeter. kubah-kubah tersebut terdiri dari satu kubah utama, dan empat kubah kecil. Bila dijumblahkan adalah lima yang berarti melambangkan rukun Islam.

Di pojok-pojok masjid berdiri pula enam menara dengan tinggi 40 meter disertai enam kubah ditasanya, ini melambangkan rukun iman.Masjid ini digadang-gadangkan sebagai masjid termegah se-Asia Tenggara melebihi masjid Istiqlal di Jakarta dikarenakan model arsitektur yang megah menyerupai masjid-masjid yang berada di timur tengah.

Masjid Kubah Emas merupakanmerupakan masjid megah yang berdiri di Kota Depok, Propinsi Jawa Barat. Ciri khas masjid ini terletak pada atap kubahnya yang terbuat dari emas 24 karat. Bangunan masjid ini mempunyai luas sekitar 8 hektar dan menempati area tanah seluas 60 hektar. Konon, karena kemegahannya, masjid ini sering disebut sebagai masjid termegah di Asia Tenggara, melebihi Masjid Istiqlal di Jakarta. Masjid ini diresmikan pada tanggal 31 Desember 2006 dengan nama Masjid Dian Al Mahri.

Tanggal peresmian ini bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1427 H. Menurut cerita yang beredar, bahan-bahan material masjid ini langsung didatangkan dari negara-negara Eropa dan Brazil, seperti emas, lampu, dan granit dari Italia, serta beberapa material lain dari Spanyol, Norwegia, dan Brazil. Pembangunannya pun dijalankan oleh tenaga professional dari luar negeri dan memakan biaya milyaran rupiah. Masjid Kubah Emas dibangun oleh seorang pengusaha asal Banten bernama Hj. Dian Djuriah Al Rasyid. Pengusaha kaya tersebut telah membeli tanah di daerah Depok sejak tahun 2006 .

Salah satu keunikan yang dapat disaksikan pengunjung masjid ini adalah kubah tengah masjid, Masjid Dian Al Mahri mempunyai kubah berjumlah lima, yakni satu kubah utama dan empat kubah kecil. Bentuk kubah utama menyerupai kubah bangunan Taj Mahal di India, kubah tersebut mempunyai diameter bawah 16 meter, diameter tengah 20 meter, dan tinggi 25 meter. Sementara kubah-kubah kecil lainnya memiliki diameter bawah 6 meter, diameter tengah 7 meter, dan tinggi 8 meter.

Seluruh kubah tersebut dilapisi emas setebal 2 hingga 3 milimeter dan dihiasi oleh mozaik kristal. Selain itu, di pojok-pojok masjid juga berdiri enam menara yang berbentuk segi enam (heksagonal) dengan tinggi sekitar 40 meter, keenam menara ini dibalut oleh batu-batu granit abu-abu yang diimpor dari Italia dengan ornamen melingkar. Pada puncak menara-menara ini juga terdapat kubah yang dilapisi oleh emas. Enam menara ini melambangkan jumlah rukun iman, sedangkan lima kubah melambangkan rukun Islam

 

 

Leave a Reply